PA Makassar Sukses menjuarai Turnamen Mini Soccer KPTA Cup 1

ARTIKEL

Makassar, 29 Agustus 2026 21:30 WITA. Pepatah yang mengatakan bahwa Bola itu bundar, selama peluit panjang menandai berakhirnya pertandingan disitu masih ada harapan.Pepatah tersebut sangat layak sebagai perumpamaan bagi tim mini soccer The Pumps Pengadilan Agama Makassar.Dengan prinsip ‘nothing to lose’ semangat spartan diperlihatkan oleh tim yang diarsiteki langsung oleh manager tim The Pumps Muhammad Fitrah Abubakar, SHI MH. sukses menjuarai turnamen Mini Soccer KPTA Cup 1 setelah di final berhasil menundukkan tuan rumah PTA Makassar melalui drama Adu Penalti dengan skor 3-2.Sukses ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa bagi tim yang masih seumur jagung namun sukses menorehkan prestasi dan keluar sebagai Kampiun.

Tergabung dalam Grup Neraka

The Pumps PA Makassar memulai turrnamen dengan tergabung yang disebut sebut sebagai Grup Neraka karena dihuni oleh tim unggulan justice FC Pengadilan Agama Bantaeng yang telah lama berdiri dan aktif dalam turnamen Mini Soccer dan sempat meraih Runner up dalam turnamen PN Bantaeng beberapa waktu silam serta Tim Pasiroja Pengadilan Agama Sidrap yang telah mempersiapkan tim sangat serius untuk mengikuti turnamen ini.

Memulai pertandingan dengan berhadapan Pasiroja FC Pengadilan Agama Sidrap, The Pumps Pengadilan Agama Makassar awalnya cukup percaya diri mengingat kualitas talenta-talenta pemain yang dihuni oleh tim.Akan tetapi dalam pertandingan tersebut The Pumps dikejutkan oleh dua gol yang diceploskan oleh Tim Pasiroja ke gawang The Pumps.Meskipun sempat memperkecil dengan gol dari Gelandang Serang Erdihamzah, akan tetapi tidak dapat menyelamatkan The Pumps dari kekalahan, sampai Peluit panjang dibunyikan Pasiroja PA Sidrap berhasil mengunggul The Pumps PA Makassar dengan skor tipis 2-1.

Perubahan taktik Laga Kedua

Di match kedua yang The Pumps PA Makassar bertemu tim unggulan Justice FC Pengadilan Agama Bantaeng, laga yang diatas kertas Justice FC lebih diunggulkan setelah pertandingan sebelumnya berhasil menaklukkan Pasiroja Pengadilan Agama Sidrap dengan skor tips 1-0.Dengan perhitungan Matematis The Pumps Pengadilan Agama Makassar harus menang minimal 2-0 jika ingin lolos ke semi final dan jika menang dengan selisih bola 1 apalagi seri, The Pumps otomatis akan tersingkir.Disinilah kemudian tim Kepelatihan melakukan perubahan taktik strategi untuk menghadapi Justice Fc Pengadilan Agama Bantaeng.

Perubahan Taktik dan strategi termasuk melakukan perubahan formasi tersebut terbukti ampuh, Peragaan Long Ball oleh para pemain dengan menempatkan Sekretaris PA Makassar Dr Yusran ‘Inzaghi’ sebagai target terbutki, dengan gol yang diceploskannya ke gawang Justice FC.Strategi ini membuat lawan menjadi keteteran menghadapi taktik Ofensif dari The Pumps.

Unggul satu gol membuat semangat dari tim The Pumps, apalagi dengan mendapatkan dukungan penuh dari The Pumps Mania yang memadati tribun menyanyikan yel-yel dukungan, membuat The Pumps mendapatkan momentum baru untuk menambah keunggulan. Puncaknya pada 3 menit sebelum laga usai Erdihamzah penyerang Sayap andalan berhasil mencetak gol indah yang membuat kedudukan menjadi 2-0.Sampai Peluit Panjang ditiupkan oleh wasit, The Pumps Pengadilan Agama Makassar berhasil mempertahankan keunggulan dan bertengger sebagai Juara Grup A sementara tim Pasiroja Pengadilan Agama Sidrap sebagai Runner Up.

Langkah The Pumps Pengadilan Agama Makassar setelah di Semi Final menaklukkan Tim Mini Soccer Pengadilan Agama Takalar.Dengan Strategi yang hampir mirip di laga sebelumnya dengan menerapkan Long Ball kembali terbukti ampuh.Berawal dari tendangan bebas dari Kapten The Pumps Yulhaidir, sepakannya menciptakan kemelut di gawang Pengadilan Agama Takalar yang membuahkan gol Tunggal dari Striker Oportunis The Pumps Yusran.Bola muntah dicocor oleh Sekretaris Pengadilan Agama Makassar tersebut yang memastikan The Pumps Pengadilan Agama Makassar tampil di Final berhadapan dengan Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar.

Pembuktian Diri

Di laga final yang mempertemukan dengan Pengadilan Tinggi Agama Makassar, The Pumps Pengadilan Agama Makassar menunjukkan Fighting Spirit di atas lapangan tetap terjaga.Dengan jeda waktu masa istirahat berselisih 2 menit dari partai semi final yang mana masa recovery pemain yang tidak layak dibandingkan tim lawan yang lebih lama, tidak mematahkan semangat tim.

Semangat Spartan pantang menyerah mempertahankan setiap jengkal pertahanan diperlihatkan para pemain.Meskipun harus dilanjutkan dengan Adu Penalti, para eksekutor tim The Pumps dengan semangat baja berhasil memenangkan adu penalti dengan skor akhir 3-2 bagi keunggulan The Pumps Pengadilan Agama Makassar, sekaligus menasbihkan sebagai Juara Umum Mini Soccer KPTA Cup I di tahun 2026.Selamat atas gelar Juara yang diperoleh oleh tim Mini Soccer “The Pumps” Pengadilan Agama Makassar, semangat tak kenal menyerah dengan dukungan penuh dari para Suporter The Pumps Mania, yang tak kenal lelah memompa semangat Tim.(tim redaksi)

BERITA LAINNYA